Revitalisasi Gerakan – MUSYPIMDA Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Pasuruan Sukses Digelar di Gedung Dakwah
Sinarmu.co – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSYPIMDA) pertama tahun 2025. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Pasuruan, Musypimda ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi dan merencanakan program prioritas setengah periode ke depan.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap PDM, perwakilan majelis dan lembaga PDM, perwakilan organisasi otonom tingkat daerah, serta perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Pasuruan, menunjukkan konsolidasi gerakan yang kokoh.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni SAg MPd menyampaikan bahwa pelaksanaan Musypimda ini merupakan amanat Anggaran Rumah Tangga (ART) Muhammadiyah yang setidaknya dilaksanakan satu kali dalam satu periode kepemimpinan.
Mengusung tema “Revitalisasi Gerakan: Mengokohkan Dakwah, Memajukan Kabupaten Pasuruan”, Achmad Samsoni menekankan beberapa muatan penting dalam revitalisasi gerakan Muhammadiyah.
“Revitalisasi ini mengandung beberapa muatan yang harus kita selesaikan,” ujarnya.
Pertama, memantapkan ideologi Gerakan Ber-Muhammadiyah dan penguatan kader Muhammadiyah. Kedua, dakwah digital harus menjadi salah satu fokus kegiatan.
“Nanti kita akan meluncurkan kemudahan pembayaran iuran Muhammadiyah secara digital,” tambahnya. Ketiga, dakwah kultural memerlukan sentuhan, kreasi, dan inovasi yang bisa diselenggarakan di tingkat cabang dan ranting.
Ketua PDM juga menyinggung hubungan baik yang dimiliki Muhammadiyah dengan elemen yang ada di Kabupaten Pasuruan saat ini. Beliau bersyukur atas kekompakan PDM yang telah menyelesaikan sebagian program hasil Musyda sebelumnya.
Merujuk pada Surah Ash-Shaffat ayat 4, beliau mengibaratkan kerja PDM sebagai “barisan yang rapi, bangunan yang ditata pondasinya, dan disesuaikan perkembangan pembangunannya. Kokoh, kuat, tetapi juga disesuaikan dengan struktur pondasinya.”
PDM Kabupaten Pasuruan, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk mengokohkan dakwah Muhammadiyah sesuai dengan tema yang diusung.
Di bidang amal usaha Muhammadiyah, Achmad Samsoni memaparkan progres kemajuan di sektor pendidikan.
“SMK Mutu Pandaan menunjukkan progress signifikan dengan memiliki 1050 siswa,” sebutnya. Sementara itu, sekolah perikanan SMK Muda Lekok yang baru berdiri enam tahun, kini telah memiliki lebih dari 200 siswa dan sedang dalam tahap pembangunan Gedung dua tingkat senilai Rp1,2 miliar.
Musypimda I ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program prioritas yang terarah dan terukur, memastikan Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan semakin berkontribusi dalam memajukan masyarakat dan daerah.

