Sinarmu.co – Berkat inisiatif aktivis PWM-PWA Jatim, dakwah Muhammadiyah semakin mengakar di Pasuruan. Langkah sejarah tercatat di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kenep, yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Beji, resmi terbentuk dan dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Nomor: 046/KEP/III.0/C/2026 tertanggal 23 April 2026 (06 Zulkaidah 1446 H). Pelantikan pun dilaksanakan secara khidmat pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kelahiran ranting ini menyimpan kisah inspiratif. Awal tahun 2026, Umi Thohiroh, MH (Sekretaris MTK PWA Jawa Timur) yang baru menempati kediaman “Rumah Singgah” di kawasan Bangil Indah Permai (BIP), merasa tergerak hati. Melihat lingkungan perumahan yang mayoritas dihuni keluarga muda namun fasilitas ibadah masih sederhana, mushola berukuran kecil dan belum adanya TPQ yang memadai. Kerinduan pun tumbuh: “Andai Muhammadiyah dan Aisyiyah hadir meramaikan suasana ini.”
Pertemuan tak terduga dengan tetangganya, Revi Riza Mujahidin, yang ternyata putra tokoh PDM Pasuruan, menjadi awal mula aksi. Dari obrolan akrab, Umi Thohiroh bersedia memfasilitasi rumahnya sebagai pusat kegiatan, disimbolkan sebagai “Matahari yang Bersinar” menyebarkan manfaat.

Proses berjalan padat namun lancar. Hingga pertemuan kajian ketiga, kegiatan telah dibina langsung oleh Ketua PCM Beji, Muallif, serta didukung penuh DR. Syamsudin (Wakil Ketua PWM Jatim). Momen puncaknya terjadi 25 Juli 2026, saat kepengurusan resmi dilantik.
Susunan Pengurus PRM Kenep (Sesuai SK Resmi):
✅ Ketua: Revi Riza Mujahidin
✅ Sekretaris: Mohammad Affandi
✅ Anggota: Ausin Akhmad, Jihad Permadi, Muhammad Junaidi, Aditiar Bagus, Abubakar, Wildah Afifah Adz-Dzakiyah, Jundi Lathifatul Jinan, Nazeem Afkari Elraza, Rabiatul Adawiyah, Umi Thohiroh, MH, dan DR. Syamsudin.
Kajian Al Ma’un: Unik, Menyehatkan Jiwa dan Raga. Ciri khas pembuka jalan dakwah ini terlihat pada “Kajian Al Ma’un”. Setiap peserta wajib mengisi tautan pendaftaran daring, dan yang paling disukai para ibu-ibu adalah suvenir istimewa berupa paket sayuran segar. Semangat ini dirangkai dalam slogan Umi Thohiroh: “Ayo Ngaji dengan Sehat Jiwa dan Raga!”
Ke depannya, Umi Thohiroh berencana segera “bergerilya” mempersiapkan peresmian Aisyiyah sekaligus TPQ di wilayah Kenep. Seluruh elemen berharap Allah SWT senantiasa mempermudah langkah ini, mewujudkan persyarikatan yang kokoh dan bermanfaat luas bagi masyarakat Beji dan sekitarnya.
( Penulis : Dwi P Rahmad)
Akar10

