Teguhkan Ideologi dan Loyalitas, Guru-Karyawan Muhammadiyah Se-Kecamatan Gempol Ikuti Baitul Arqom
Sinarmu.co – Dalam upaya memperkuat pondasi ideologi dan semangat pengabdian, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gempol menggelar kegiatan Baitul Arqom bagi guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Gempol. Acara ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (2-3 Januari 2026), bertempat di Hotel Permata Biru, Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Mengangkat tema “Meneguhkan Ideologi, Membentuk Loyalitas: Mewujudkan Militansi Guru dan Karyawan Sekolah Muhammadiyah”, kegiatan ini dirancang untuk menyelaraskan visi pendidik dengan nilai-nilai dasar persyarikatan.
Sejumlah tiga puluh sembilan peserta terdiri dari Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 2, SMP Muhammadiyah 4 dan SMA Muhammadiyah 4 Gempol mengikuti kegiatan tersebut.
Menanamkan Ilmu untuk Amal Usaha
Ketua Pelaksana, M. Rizal Yulianto SE MM, dalam laporannya memperkenalkan peran Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) sebagai motor penggerak kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar pelatihan formal.
“Kami berharap keilmuan dan pengalaman yang didapat hari ini tidak berhenti di sini, melainkan benar-benar diterapkan secara nyata di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tempat Bapak/Ibu bertugas,” ujar Rizal.
Wakil Ketua PCM Gempol, M. Irfan, S.E., menegaskan bahwa Baitul Arqom adalah wadah penempaan diri bagi calon kader. Beliau menginginkan agar seluruh peserta bertransformasi menjadi sosok yang Mumtaz (unggul) di segala bidang.
“Harapan kami, guru dan karyawan Muhammadiyah memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi dan tetap profesional dalam menjalankan tugasnya. Ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi momentum penguatan ideologi agar lahir kader-kader yang tangguh,” tegas Irfan.
Apresiasi dari Pimpinan Daerah

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni SAg MPd. Dirinya secara khusus memuji kinerja MPKSDI di bawah koordinasi Ibu Wakil Ketua PDM, Ifani yang dinilai bergerak cepat.
“Baru tiga bulan menjabat, MPKSDI (di bawah koordinasi Ibu Ifani) sudah berhasil menjalankan program dan menyelenggarakan Baitul Arqom ini. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” kata Samsoni.
Dalam sambutannya, Samsoni juga mengingatkan peran strategis para peserta sebagai ujung tombak dakwah di sekolah. Ia menekankan pentingnya keselarasan pemahaman agama antara pendidik dan organisasi.
“Begitu Anda memasuki pintu gerbang lembaga Muhammadiyah, maka Anda adalah calon dan kader Muhammadiyah. Baitul Arqom ini sangat tepat agar tidak ada lagi guru yang mengajarkan paham di luar Muhammadiyah kepada siswanya. Saya harap langkah ini diikuti oleh kecamatan lain serta Organisasi Otonom (Ortom),” pungkasnya.

