Sinarmu.co – Sambut Hari Guru Nasional, siswa/i SMP Muhammadiyah 3 Pandaan launching buku antologi puisi (Selasa, 25/11/2025). Buku kumpulan puisi karya seluruh siswa/i kelas 8 (delapan) tersebut, bergaya puisi kontemporer. Ditulis dengan diksi sederhana, tanpa menghilangkan nuansa tulisan khas remaja. Bertema “Guru dan Pahlawan”, tulisan antologi puisi berhasil rilis sebagai hadiah spesial di momentum Hari Guru Nasional. “Buku ini, kami hadiahkan untuk semua guru di SMP Muga Pandaan untuk memperingati Hari Guru Nasional,” ujar Alya Mustafina (kelas 8), salah satu penulis. “Kami ingin memberi nuansa berbeda dalam memperingati hari guru nasional tahun ini, maka kami membuat buku antologi puisi,” tambah Alya.
Berjudul “Tinta Awal di Buku Semesta”, buku antologi puisi tersebut, berhasil mengkoleksi puluhan tulisan, dengan judul yang berbeda-beda. Mulai dari berjudul Guruku Pahlawan, Lentera Terang Semesta, hingga diksi lainnya. “Ini merupakan hadiah paling istimewa bagi kami di hari guru. Tidak hanya sekedar memberi bingkisan atau bunga saja, tetapi mereka memberi hadiah berbeda, tapi luar biasa,” ungkap Yuli Fitriyah, Kepala SMP Muga Pandaan bahagia. “Ini juga sebagai langkah awal anak-anak, untuk bisa menghasilkan sebuah karya, ternyata diusia muda, mereka sudah menghasilkan satu buku karya sastra. Tentu sekolah turut memberi mereka fasilitas dan dukungan, salah satunya dengan membantu terbitnya buku antologi puisi tersebut,” imbuhnya.
Buku antologi puisi berjudul Tinta Awal di Buku Semesta, memiliki makna filosofis. “Tinta Awal” bermaksud langkah pertama mereka dalam berkarya. Sedangkan makna “Buku Semesta” mendeskripsikan sebuah harapan mendalam agar tulisan yang bersifat abadi tersebut, mampu menjadi sumber pencerah untuk semesta. “Sama seperti slogan Muhammadiyah, mencerahkan semesta,” ungkap Hazel (siswi kelas 8) salah satu penulis. “Buku ini akan kami hadirkan untuk semua penikmat puisi di luaran sana, jadi bisa ditunggu dan menjadi whistlist buku bacaan ringan terbaru dari SMP Muhammadiyah 3 Pandaan,” jelas Aysha Islamwell.
Akar10
