QRIS Gerakan 10 Ribu untuk Muhammadiyah Resmi Diluncurkan di Musypimda PDM Pasuruan, Donasi Tembus 2 Juta dalam Hitungan Jam
Sinarmu.co – Komitmen PDM Kabupaten Pasuruan untuk merangkul dakwah digital dan memodernisasi pengelolaan keuangan organisasi diwujudkan secara nyata dalam gelaran Musypimda. PDM Kabupaten Pasuruan secara resmi meluncurkan program inovatif QRIS “Gerakan 10 Ribu untuk Muhammadiyah”, Ahad (26/10).
Peluncuran ini menjadi salah satu momen puncak Musypimda, sekaligus menjawab kisi-kisi Ketua PDM tentang pentingnya fokus pada dakwah digital dan kemudahan pembayaran iuran.
Prosesi launching dilakukan langsung oleh Sekretaris PWM Jawa Timur, Prof Dr Biyanto MAg, didampingi oleh Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, H Achmad Samsoni SAg MPd, dan Bendahara PDM Kabupaten Pasuruan, Drs Mahbub Djunaidi MSi.
Prof Biyanto menjadi orang pertama yang menjajal kemudahan donasi digital ini, diikuti antusias oleh seluruh peserta Musypimda yang hadir sejak pagi.
Efektivitas gerakan digital ini terbukti instan. Saat rehat siang, tepat pukul 12.00, dari QRIS yang ditampilkan di layar launching, PDM Kabupaten Pasuruan telah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp2.065.100 melalui “Gerakan 10 Ribu untuk Muhammadiyah” tersebut. Pencapaian dana lebih dari 2 juta Rupiah dalam waktu beberapa jam menunjukkan respons positif dari anggota Persyarikatan terhadap inovasi ini.
Mahbub Djunaidi, Bendahara PDM, menjelaskan bahwa peluncuran QRIS ini merupakan jawaban atas tantangan kurangnya variasi pemasukan PDM Kabupaten Pasuruan selama ini.
“QRIS ini tidak hanya sekadar alat pembayaran, tetapi menjadi kemudahan bagi seluruh anggota untuk menyampaikan infak atau iuran mereka secara rutin dan transparan. Gerakan 10 ribu ini diharapkan dapat mengokohkan kemandirian finansial PDM melalui partisipasi kolektif,” pungkasnya.
Program QRIS “Gerakan 10 Ribu” ini diharapkan dapat menjadi model bagi Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Pasuruan dalam pengelolaan donasi dan iuran secara digital, mewujudkan organisasi yang lebih lincah dan transparan sesuai semangat revitalisasi gerakan.

