Lahirnya JATAM Cabang Pandaan dan Penguatan Potensi Cabe Jamu – Laporan Rohman DJ Kontributor Sinarmu.co
Sinarmu.co – Pandaan – Alhamdulillah, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kabupaten Pasuruan kembali melaksanakan pertemuan rutin bulanan (31/8). Kegiatan kali ini berlangsung di tempat yang sederhana namun penuh makna, yakni di Kolam Lele dan Kandang Ayam milik Pak Hadi.
Berlokasi di Dusun Bajang, Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. Pertemuan ini dihadiri para anggota JATAM dari berbagai kecamatan dengan suasana hangat, penuh ukhuwah, dan semangat membangun kemandirian umat di bidang pertanian dan peternakan.
Pembentukan JATAM Cabang Pandaan
Salah satu keputusan penting dalam forum kali ini adalah pembentukan JATAM Cabang Pandaan. Dengan semangat musyawarah mufakat, terpilihlah kepengurusan baru:
- Ketua: Bapak Hadi
- Sekretaris: Bapak Sudarmaji
- Bendahara: Bapak Socheh
Kepengurusan ini diharapkan dapat menjadi motor gerakan JATAM di Pandaan, menggerakkan sinergi antar petani, peternak, dan pelaku usaha berbasis pangan, serta memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pemberdayaan ekonomi umat melalui pertanian modern.
Potensi Pandaan yang Lengkap
Pertemuan juga menggarisbawahi bahwa Pandaan memiliki potensi yang sangat lengkap dalam bidang pertanian dan peternakan. Dari kehadiran para anggota, terlihat adanya keberagaman sektor: pertanian padi dan hortikultura, perikanan (lele dan ikan konsumsi lainnya), perkebunan kopi, peternakan unggas dan kambing, hingga mekanisasi peralatan pertanian yang siap mendukung modernisasi.
Potensi yang beragam ini membuka peluang bagi pengembangan pertanian terpadu. Konsep ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga menghadirkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antaranggota, Pandaan berpeluang besar menjadi salah satu pusat model pengembangan pertanian Muhammadiyah di Jawa Timur.
Sosialisasi dan Peluang Cabe Jamu
Agenda penting lainnya adalah sosialisasi peluang pengembangan Cabe Jamu, sebuah komoditas yang memiliki prospek cerah sebagai tanaman herbal bernilai ekonomi tinggi. Materi sosialisasi yang dipaparkan oleh Ustadz Abu Darin dari Jember mendapat sambutan hangat dari para anggota.
Dalam forum disepakati, Asy’ari (Bangil) akan menjadi koordinator pengembangan Cabe Jamu di lingkungan JATAM Kabupaten Pasuruan. Anggota yang tertarik dapat berkomunikasi melalui grup JATAM, japri langsung, atau bila diperlukan dibentuk grup khusus Cabe Jamu. Ke depan, bahkan direncanakan agenda kunjungan langsung ke Jember untuk belajar lebih mendalam kepada praktisi yang sudah berpengalaman.
Meneguhkan Peran JATAM
Pertemuan rutin ini kembali menegaskan peran JATAM sebagai wadah silaturahmi, kolaborasi, dan inovasi. Bukan hanya sekadar organisasi, JATAM hadir sebagai gerakan pemberdayaan petani Muhammadiyah yang menghubungkan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan dengan semangat Islam berkemajuan.
Dengan lahirnya JATAM Cabang Pandaan, penguatan potensi lokal, serta peluang pengembangan Cabe Jamu, diharapkan JATAM Kabupaten Pasuruan semakin mantap dalam mewujudkan kemandirian pangan, pemberdayaan ekonomi umat, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Komitmen Jatam dalam menghubungkan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan dengan semangat Islam berkemajuan.


